Senin, 18 Februari 2013

Mimpiku Tarajji





Bukan tamannya yang kosong tanpa arti,
Sebelum Tuhan menutup pintu mimpi….
Aku tulis namaku di pintu Al-Ahqaf,
Di dinding-dinding Al-Azhar dan
Pintu Kakbah.
Aku bangun rumahku di negeri Musa,
Negeri para Nabi.
Di sanalah Tuhan menuliskan takdirku sebelum
Dia memanggilku.
Di sanalah Tuhan menungguku dengan
Titah tanpa suara yang akan
Aku jemput dengan cita.
Bukan harta dan tahta, tapi
Dengan semangat yang membara.
Dengan cinta dan cita aku percaya.
Dengan usaha dan pasrah aku melangkah.
Membuktikan misteri takdkir sebagai
Hamba yang diberi kuasa dan pasrah.
Dan,
Kalau-pun aku mati
Paling tidak aku telah berani bermimpi dan
Menuliskan inspirasi Ilahi
Malam ini.
Saat Tuhan turun ke langit bumi dengan kasih.

Penjarinngansari, 12 ramadhan 1433 (01 Agustus 2012)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar