Jumat, 30 November 2012

Poetry I


Bayang Semu

Membencimu,,,
Aku ragu…..
“Akankah aku bisa hidup tanpa-mu”.
Melupakanmu,,,
Aku tak mampu….
Dan,,,
Aku hanya bisa membangun kenangan dalam dunia tanpa bayangan
Di mana waktu tak pernah mengusikku
Di mana kau dan aku tak pernah mengenal masa lalu dan
Pilu…
Selalu dalam kebersamaan, walau
Tak pernah kau ikatkan apa yang aku rasakan dalam
Sebuah pertalian…
Karena,,,
Sebuah perasaan tidaklah butuh jawaban dan
Tak perlu diikat dalam sebuah pertalian untuk
Selalu berkembang dan tumbuh besar dalam
Keabadian “cinta”.

tS@_ny : “Budak Cinta”


Malamku tanpa Rembulan

Lembaran-lembaran itu telah usang
Beradu pandang dengan dua mata sipit kemerahan.
Tak ada lagi ketertarikan.
Kecuali renungi malam tanpa rembulan dan
Kegelapan.
Malam yang terdiam dalam sebuah peraduan.
Tak ada lagi gugatan,
Tak ada lagi tuntutan,
Rembulan-pun muram pancarkan cahaya kematian.
Tak ada lagi keindahan,
Tak ada lagi yang dapat aku pandang
Malam hanyalah kegelapan tempat
Para hantu gentayangan.

Aku-pun terdiam,
Lari dari peraduan saksikan
Ekspresi malam tentang perasaan.
 tS@_ny : 12 September 2012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar